Kembali ke Berita
Kegiatan

Yayasan An-Naajiya dan HSI Berbagi Sukses Gelar Khitanan Massal

1 Juli 2024

0 12 3 menit baca
Yayasan An-Naajiya dan HSI Berbagi Sukses Gelar Khitanan Massal

Yayasan An-Naajiya bekerja sama dengan HSI Berbagi menyelenggarakan khitanan massal bagi anak-anak di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung pada 1–3 Juli 2024 tersebut berhasil memberikan pelayanan khitan kepada 440 anak.

Khitanan massal di Pasaman Barat merupakan bagian dari rangkaian program untuk 1.000 anak yang dilaksanakan di Pasaman Barat, Kota Padang, dan Kepulauan Mentawai pada 1–6 Juli 2024.

Sebanyak 455 peserta tercatat mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan di Pasaman Barat. Dari jumlah tersebut, 440 anak berhasil mendapatkan pelayanan khitan selama tiga hari pelaksanaan.

Pelayanan dilakukan secara bertahap agar setiap peserta memperoleh penanganan yang tertib dan optimal. Tim medis membagi jumlah peserta berdasarkan jadwal pelayanan dari hari pertama hingga hari terakhir.

Apresiasi kepada HSI Berbagi dan Donatur

Ketua Yayasan An-Naajiya Pasaman Barat, Dr. Desman, M.A., menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada keluarga besar HSI AbdullahRoy, HSI Berbagi, para ustaz, pimpinan lembaga, dan seluruh donatur yang telah mendukung kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan jazaakumullahu khairan katsiran kepada segenap pimpinan, ustaz, dan seluruh donatur yang telah mendukung acara khitanan massal ini. Semoga amal ibadah dan amal jariyah ini terus mengalir,” ujar Dr. Desman di Pasaman Barat, Rabu, 3 Juli 2024.

Dukungan para donatur menjadi bagian penting dalam terlaksananya pelayanan khitan secara gratis. Melalui bantuan tersebut, anak-anak dan keluarga peserta dapat memperoleh layanan tanpa harus terbebani biaya pelaksanaan khitan.

Yayasan An-Naajiya memandang kegiatan ini sebagai amanah besar yang membutuhkan kesiapan panitia, tim medis, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat. Kolaborasi tersebut memungkinkan pelayanan kepada ratusan anak berjalan selama tiga hari.

Dukungan Tim Medis dan Relawan

Pelaksanaan khitanan massal turut didukung oleh tim medis Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul, Yogyakarta. Tim medis bertugas memberikan pelayanan khitan kepada para peserta di Pasaman Barat sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan ke wilayah lain.

Sejumlah relawan dari lembaga dakwah juga terlibat dalam mempersiapkan dan mendampingi kegiatan. Di antaranya adalah Al-Ummahat dan Markaz Bersama As-Sunnah atau MBA.

Para relawan mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membantu proses registrasi, pengaturan peserta, pendampingan keluarga, serta kebutuhan teknis lainnya selama kegiatan berlangsung.

Dr. Desman menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah bekerja bersama panitia Yayasan An-Naajiya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama penyelenggaraan kegiatan.

Kebersamaan para panitia dan relawan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang tertib bagi peserta. Dukungan tersebut juga menunjukkan bahwa program sosial dapat menjangkau lebih banyak masyarakat ketika dilaksanakan melalui kerja sama berbagai pihak.

Bagian dari Program untuk 1.000 Anak

Khitanan massal di Pasaman Barat merupakan bagian dari rangkaian pelayanan yang menyasar 1.000 anak muslim dan mualaf di sejumlah wilayah Sumatera Barat.

Setelah menyelesaikan kegiatan di Kota Padang dan Pasaman Barat, rombongan HSI Berbagi bersama tim medis melanjutkan perjalanan menuju Kepulauan Mentawai. Sebanyak 227 peserta telah terdaftar untuk mengikuti khitanan di Mentawai, terdiri dari 129 orang dari Siberut dan 98 orang dari Desa Sikabaluan.

Rombongan yang diberangkatkan ke Mentawai berjumlah 34 orang. Tim tersebut terdiri dari perwakilan HSI Berbagi, tenaga medis, relawan berbagai lembaga, serta panitia lokal dari Kota Padang dan Pasaman Barat.

Pelaksanaan di Mentawai secara khusus turut menyasar anak-anak muslim dan mualaf yang tinggal di wilayah pedalaman. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan khitan yang aman dan layak.

Harapan agar Program Terus Berlanjut

Dr. Desman berharap kerja sama antara Yayasan An-Naajiya, HSI Berbagi, tim medis, dan lembaga-lembaga pendukung dapat terus berlanjut. Kolaborasi tersebut tidak hanya diharapkan hadir dalam kegiatan khitanan massal, tetapi juga melalui program dakwah dan sosial lainnya.

“Begitu banyak suka dan duka yang telah dilalui. Kami berharap kegiatan ini tetap berlanjut ke depan, baik khitanan massal maupun kegiatan dakwah sosial lainnya. Kami siap menjadi tuan rumah,” ungkapnya.

Yayasan An-Naajiya menyampaikan penghargaan kepada HSI Berbagi, tim medis Rumah Sakit Nur Hidayah, para donatur, relawan, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Semoga Allah memberikan keberkahan kepada seluruh pihak yang terlibat dan menjadikan setiap tenaga, waktu, serta bantuan yang diberikan sebagai amal kebaikan yang terus mengalir.

Lihat Berita Lainnya