Lokakarya Guru An-Naajiya Perkuat Kompetensi dan Budaya Pendidikan
11 Juli 2026
Yayasan An-Naajiya Pasaman Barat menyelenggarakan Lokakarya Guru Yayasan An-Naajiya pada Jumat–Sabtu, 10–11 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ma’had Al-Afaf An-Naajiya tersebut diikuti oleh guru dan tenaga pendidik dari unit-unit pendidikan di bawah naungan yayasan.
Lokakarya mengangkat tema “Menyatukan Visi, Menguatkan Budaya, Mewujudkan Mutu” dan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya yayasan meningkatkan kualitas tenaga pendidik sekaligus memperkuat arah pengembangan pendidikan secara bersama-sama.
Para peserta mengikuti rangkaian penyampaian materi, diskusi, refleksi, dan pembahasan praktik pendidikan. Melalui kegiatan selama dua hari tersebut, guru dan tenaga pendidik memperoleh ruang untuk memperdalam wawasan serta mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dijalankan.
Meningkatkan Kompetensi Guru dan Tenaga Pendidik

Lokakarya diselenggarakan untuk membantu para pendidik meningkatkan kemampuan mengajar, mengembangkan keterampilan profesional, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan pendidikan.
Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu menyampaikan pembelajaran secara efektif. Kemampuan memahami kebutuhan siswa, mengelola kelas, membangun komunikasi, dan menggunakan metode yang tepat menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
Melalui lokakarya ini, peserta diajak untuk terus belajar dan memperbaiki kualitas pelayanan pendidikan. Guru juga mendapat kesempatan berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi di kelas serta mencari solusi melalui diskusi bersama.
Kegiatan tersebut menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan perlu dimulai dari kesiapan dan kompetensi para pendidiknya. Guru yang terus mengembangkan kemampuan akan lebih siap mendampingi perkembangan peserta didik.
Menyatukan Visi Pendidikan

Tema kegiatan menekankan pentingnya menyatukan visi seluruh guru dan tenaga pendidik. Kesamaan arah diperlukan agar setiap unit pendidikan dapat menjalankan program yang sejalan dengan tujuan Yayasan An-Naajiya.
Visi pendidikan tidak cukup hanya tertulis dalam dokumen lembaga. Visi tersebut perlu diterjemahkan ke dalam budaya kerja, metode pembelajaran, pola komunikasi, serta pelayanan kepada siswa dan orang tua.
Melalui kegiatan ini, para peserta didorong memahami kembali peran masing-masing dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Guru, pengelola, dan tenaga kependidikan perlu bekerja sebagai satu tim dengan tujuan yang sama.
Kesatuan visi juga membantu lembaga menjaga konsistensi pelayanan pendidikan. Setiap siswa diharapkan memperoleh pendampingan yang baik, terarah, dan sesuai dengan nilai-nilai yang dikembangkan yayasan.
Membangun Kedekatan dengan Peserta Didik
Lokakarya tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik dan administrasi. Salah satu perhatian utama kegiatan adalah membangun pendekatan yang lebih efektif antara guru dan peserta didik.
Guru perlu memahami bahwa setiap siswa memiliki karakter, kemampuan, latar belakang, dan cara belajar yang berbeda. Pendekatan yang sama belum tentu memberikan hasil yang sama kepada seluruh peserta didik.
Dalam salah satu sesi, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya membangun hubungan yang baik dengan siswa. Guru didorong menjadi sosok yang mampu memberikan arahan, keteladanan, motivasi, dan rasa aman di lingkungan belajar.
Kedekatan yang dibangun secara sehat dapat membantu guru memahami kebutuhan siswa dengan lebih baik. Hal ini juga dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, inspiratif, dan penuh makna.
Pembelajaran melalui Materi dan Diskusi
Berdasarkan dokumentasi kegiatan, materi disampaikan melalui presentasi di dalam ruang pertemuan. Para peserta mengikuti pemaparan narasumber dan mencatat berbagai poin penting yang berkaitan dengan tugas sebagai pendidik.
Selain sesi utama, kegiatan juga dilaksanakan dalam kelompok atau ruang yang lebih kecil. Peserta terlibat dalam diskusi dan pembahasan materi secara langsung bersama fasilitator.
Pola kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk tidak hanya mendengarkan, tetapi juga menyampaikan pendapat dan pengalaman. Diskusi memungkinkan setiap guru belajar dari praktik yang dilakukan oleh rekan pendidik lainnya.
Interaksi antarpeserta menjadi salah satu bagian penting dalam lokakarya. Melalui komunikasi yang terbuka, para guru dapat menyusun langkah perbaikan yang lebih relevan dengan kondisi sekolah masing-masing.
Memperkuat Budaya Profesional
Peningkatan kompetensi perlu didukung oleh budaya kerja yang baik. Profesionalisme pendidik terlihat dari kedisiplinan, tanggung jawab, kesiapan mengajar, kemauan menerima evaluasi, dan kesungguhan dalam mendampingi siswa.
Lokakarya menjadi ruang untuk memperkuat kembali nilai-nilai tersebut. Para peserta diharapkan membawa hasil pembelajaran ke unit masing-masing dan menerapkannya secara konsisten.
Budaya profesional juga mencakup semangat belajar sepanjang hayat. Perubahan dalam dunia pendidikan menuntut guru terus memperbarui pengetahuan, metode, dan keterampilannya.
Yayasan An-Naajiya berharap kegiatan peningkatan kompetensi tidak berhenti pada lokakarya. Evaluasi, pendampingan, dan pembinaan lanjutan diperlukan agar materi yang diperoleh dapat memberikan dampak nyata terhadap pembelajaran.
Mewujudkan Pendidikan yang Bermutu
Pendidikan yang bermutu membutuhkan kerja sama seluruh unsur lembaga. Guru, tenaga kependidikan, pimpinan unit, pengurus yayasan, siswa, dan orang tua memiliki peran yang saling berkaitan.
Lokakarya selama dua hari tersebut diharapkan memperkuat sinergi antarpihak serta menghasilkan langkah perbaikan yang dapat diterapkan dalam kegiatan pendidikan sehari-hari.
Ilmu dan pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan menjadi bekal untuk menghadirkan proses belajar yang lebih berkualitas. Melalui guru yang kompeten dan terus belajar, lembaga berharap dapat melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan.
Yayasan An-Naajiya menyampaikan apresiasi kepada narasumber, panitia, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan. Semoga setiap ilmu yang diperoleh membawa manfaat serta menjadi bagian dari ikhtiar membangun pendidikan yang semakin baik.
Karena guru yang terus belajar akan melahirkan murid-murid yang terus berkembang.