Atlet Panahan An-Naajiya Raih Deretan Medali di Festival Archery Merdeka Tingkat Nasional
24 Agustus 2026
Payakumbuh — Alhamdulillah, prestasi membanggakan kembali diraih para santri Yayasan An-Naajiya. Atlet panahan dari Ma’had Al-Afaf dan SMP TQ An-Naajiya berhasil membawa pulang sejumlah medali dalam Festival Archery Merdeka, lomba panahan tradisional kategori horsebow tingkat nasional yang digelar di Lapangan Universitas Andalas Kampus 2 Payakumbuh pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan bertema “Panahan Tradisional, Semangat Kemerdekaan” tersebut diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ajang ini menghadirkan peserta dari berbagai provinsi dan menjadi ruang kompetisi bagi para pemanah untuk menguji kemampuan sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.
Festival dipelopori oleh NUSSA Club atau Nusantara Sunnah Sport Academy bersama jajaran pendukung kegiatan. Pelaksanaan juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Payakumbuh dan dihadiri Ketua KPBA dari berbagai daerah di Indonesia.
Santri An-Naajiya Raih Medali

Dalam kompetisi tersebut, dua santri Ma’had Al-Afaf An-Naajiya berhasil meraih posisi ketiga pada kategori jarak berbeda.
Sultan Rozaq, siswa kelas VIII, meraih Juara III pada jarak 20 meter. Sementara itu, Romadhon, siswa kelas XII, memperoleh Juara III pada jarak 30 meter.
Prestasi juga ditorehkan para santriwati SMP TQ An-Naajiya. Berdasarkan daftar hasil yang disampaikan tim pelatih, para peraih medali tersebut adalah:
Zhily Ronaldi P, kelas IX — Medali Emas
Shezza, kelas VIII — Medali Emas
Asra Kharunisa, kelas IX — Medali Perak
Nafisa Az Zahra, kelas VIII — Medali Perak
Inaya Athifa, kelas VIII — Medali Perak
Aghata, kelas IX — Medali Perak
Azizah Batrisya, kelas VIII — Medali Perunggu
Capaian tersebut menjadi hasil dari proses latihan, disiplin, dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Para atlet tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknik memanah, tetapi juga konsentrasi, kestabilan mental, ketepatan, serta kemampuan mengendalikan diri selama pertandingan.
Berlaga bersama Peserta dari Berbagai Provinsi

Festival Archery Merdeka diikuti pemanah dari berbagai provinsi sehingga menghadirkan persaingan dalam skala nasional. Bagi atlet An-Naajiya, keikutsertaan dalam kompetisi ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengejar medali, tetapi juga sarana memperoleh pengalaman bertanding yang lebih luas.
Berhadapan dengan atlet dari berbagai daerah memberikan tantangan tersendiri. Setiap peserta harus mampu menjaga fokus dan menerapkan hasil latihan di tengah atmosfer kompetisi.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam perkembangan atlet muda An-Naajiya. Hasil pertandingan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pelatih untuk memperbaiki teknik, mental, dan strategi menjelang kompetisi berikutnya.
Semangat Kemerdekaan melalui Sportivitas
Festival yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut membawa pesan bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui prestasi, kedisiplinan, dan sportivitas.
Tema yang diangkat, “Berlatih dengan Sunnah, Bertanding dengan Sportivitas, Merdeka dalam Prestasi”, menjadi semangat bagi para peserta untuk menjalani kompetisi dengan sungguh-sungguh tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan penghormatan kepada sesama atlet.
Panahan juga menjadi sarana pembinaan karakter. Ketelitian, kesabaran, keberanian, dan kemampuan mengendalikan emosi merupakan bagian penting yang terus diasah bersama kemampuan teknis.
Melalui kegiatan seperti ini, para santri memperoleh pengalaman pendidikan di luar ruang kelas sekaligus kesempatan membawa nama sekolah dan lembaga dalam kompetisi tingkat nasional.
Peran Pelatih dan Dukungan Sekolah
Prestasi yang diperoleh tidak terlepas dari proses pembinaan para pelatih panahan An-Naajiya. Tim pelatih yang mendampingi para atlet terdiri dari Ustadz Aldiansyah Agus Pambudi, Bapak Aidil, dan Ustadzah Melinda Rahmawitri.
Para pelatih mendampingi proses latihan serta mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi. Pembinaan dilakukan tidak hanya pada aspek teknik memanah, tetapi juga kesiapan mental dan sikap ketika bertanding.
Tim panahan turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala SMP TQ An-Naajiya dan SMA TQ An-Naajiya yang telah memberikan dukungan terhadap keikutsertaan para santri dalam ajang tersebut.
Dukungan sekolah menjadi bagian penting dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik, tetapi juga membuka kesempatan bagi siswa untuk berkembang melalui olahraga dan berbagai bidang positif lainnya.
Motivasi untuk Terus Berprestasi
Capaian dalam Festival Archery Merdeka diharapkan menjadi penyemangat bagi para atlet untuk terus berlatih dan tidak cepat merasa puas. Prestasi yang diperoleh merupakan bagian dari perjalanan panjang dalam membangun kemampuan.
Para atlet juga diharapkan tetap menjaga kerendahan hati dan sportivitas serta menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi inspirasi bagi santri lainnya bahwa kesungguhan, kedisiplinan, dan latihan yang konsisten dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan.
Keluarga besar Yayasan An-Naajiya menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, sekolah, orang tua, serta pihak yang telah mendukung keberangkatan dan keikutsertaan tim dalam kompetisi tersebut.
Semoga Allah Ta’ala memberikan keberkahan atas prestasi yang diraih, menjaga semangat para atlet untuk terus berkembang, serta memberikan hasil terbaik pada kompetisi-kompetisi berikutnya.
Barakallahu fiikum kepada seluruh atlet dan pelatih. Teruslah berlatih, menjaga sportivitas, dan mengukir prestasi dalam kebaikan.